Jumat, 20 Februari 2015
cinta itu seperti darah tinggi
cinta itu seperti darah tinggi, bisa dihindari tapi tidak bisa dihilangkan. Kalau toch, bisa, membutuhkan waktu yang cukup lama. sala satu cara yang terbaik adalah menghindari kehadirannya. Dan kalau sudah terlanjur hadir, maka harus dihindari pemicunya.
Sabtu, 07 Februari 2015
HINDARI SELINGKUH
Dalam hidupnya, seseorang tentulah mengalami yang namanya jatuh cinta. Baik jatuh cinta di kala remaja maupun setelah dewasa.
Kalau rasa itu hadir di masa remaja, maka tidak menjadi masalah. Karena rasa itu bisa di bawa hingga ke pernikahan.
Senin, 26 Januari 2015
SATU UNTUK SELAMANYA
Terciptanya siang disertai malam, terciptanya terang disertai gelap, terciptanya mentari disertai bulan. Begitu juga yang namanya pertemuan, tentunya akan disertai perpisahan.
Yang namanya perpisahan, tentunya akan menyebabkan kesedihan. bisa sedih yang mendalam atau hanya sedih seketika.
Ibarat pepatah"sedia payung sebelum hujan". Makanya bila kita menjalin hubungan dengan seseorang, baik itu teman biasa, sahabat, saudara, atau keluarga, Jauh hari sebelumnya kita harus sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi yang namanya perpisahan.
Kalau perpisahan tersebut sifatnya mendadak, tentunya akan sangat mengecewakan bahkan cenderung menyedihkan. Tapi bila perpisahan dimaksud sudah kita antisipasi sebelumnya, tentunya kita sudah cukup siap mental.
Nach, sehubungan dg tema coretan kali adalah "perpisahan", maka saya akan coba menyusun kata demi kata, merangkai kalimat demi kalimat, agar tercipta sebuah puisi, puisi terindah yang kupersembahkan special tuk seseorang yang pernah singgah di hati.
oh iya, judul puisi terinspirasi dari ucapan konyolku sendiri, yaitu adalah " satu untuk selamanya"
satu untuk selamanya
bukan hanya hari atau minggu
bukan hanya minggu atau bulan
tetapi berbilang tahun hati ini beku membatu
tertutup tirai kelabu
tak tembus segala macam rayu
namun skeras apapun karang
kian lama kan terkikis jua oleh debur ombak
yang setia menerpa stiap saat stiap waktu
begitupun hatiku
skeras apapun membeku
pada akhirnya luluh jua
oleh sebuah rasa
rasa indah yang menyelinap
menyusup lembut di relung hati
bangkitkan semangat hidup
penuh bunga
penuh harap asa
sadari sepenuhnya
ada batasan yang mesti dipatuhi
maka tatkala rasa berbunga
kubiarkan mengalir apa adanya
sadari spenuhnya
mencinta bukan bearti harus memiliki
yach, tak tau jua
sampai kapan rasa ini bersemayam
Yang namanya perpisahan, tentunya akan menyebabkan kesedihan. bisa sedih yang mendalam atau hanya sedih seketika.
Ibarat pepatah"sedia payung sebelum hujan". Makanya bila kita menjalin hubungan dengan seseorang, baik itu teman biasa, sahabat, saudara, atau keluarga, Jauh hari sebelumnya kita harus sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi yang namanya perpisahan.
Kalau perpisahan tersebut sifatnya mendadak, tentunya akan sangat mengecewakan bahkan cenderung menyedihkan. Tapi bila perpisahan dimaksud sudah kita antisipasi sebelumnya, tentunya kita sudah cukup siap mental.
Nach, sehubungan dg tema coretan kali adalah "perpisahan", maka saya akan coba menyusun kata demi kata, merangkai kalimat demi kalimat, agar tercipta sebuah puisi, puisi terindah yang kupersembahkan special tuk seseorang yang pernah singgah di hati.
oh iya, judul puisi terinspirasi dari ucapan konyolku sendiri, yaitu adalah " satu untuk selamanya"
satu
bukan hanya hari atau minggu
bukan hanya minggu atau bulan
tetapi berbilang tahun hati ini beku membatu
tertutup tirai kelabu
tak tembus segala macam rayu
namun skeras apapun karang
kian lama kan terkikis jua oleh debur ombak
yang setia menerpa stiap saat stiap waktu
begitupun hatiku
skeras apapun membeku
pada akhirnya luluh jua
oleh sebuah rasa
rasa indah yang menyelinap
menyusup lembut di relung hati
bangkitkan semangat hidup
penuh bunga
penuh harap asa
sadari sepenuhnya
ada batasan yang mesti dipatuhi
maka tatkala rasa berbunga
kubiarkan mengalir apa adanya
sadari spenuhnya
mencinta bukan bearti harus memiliki
yach, tak tau jua
sampai kapan rasa ini bersemayam
Kamis, 08 Januari 2015
HIDUP NYAMAN DI MANAPUN BERADA
Siapapun orangnya pastilah mendambakan kenyamanan dalam hidupnya. Nyaman dlm keluarga, nyaman di tempat kerja, nyaman di lingkungannya, dan nyaman di manapun berada.
Sabtu, 20 Desember 2014
MANFAAT SILATURAHMI
Niat pertama
silaturahmi, bertemu dan berkumpul dg
orang-orang yg pernah begitu berarti dalam hidupku. Yang pernah beriku semangat
ketika aku dalam ketidak berdayaan kala
aku mencari jati diri. Yang setia bangkitkanku saat aku terpuruk. Yang selalu ada
saat aku butuhkan.Yang pernah membuatku merasa tersanjung kala yang lain menghinakanku. Yang pernah
beriku harapan walau harapan itu berbeda dg kenyataan. Apapun yg terjadi kini, kalian tetaplah
bagian dari hidupku. Sadari sepenuhnya bahwa Tuhan selalu memberikan yg terbaik
pd diriku. Bahasa familiernya manusia berencana, namun Tuhanlah yg berhak
menentukan.
Selasa, 09 Desember 2014
Selasa, 02 Desember 2014
AKU DAN RASAKU
"Manusia tempatnya salah dan khilaf", dan orang yg hebat bukan orang yg tidak pernah melakukan kesalahan, tetapi orang hebat adalah orang yg pernah salah, terus menyadari kesalahannya untuk kemudian berusaha memperbaikinya.
Dan aku adalah salah satu orang yang pernah berbuat salah, menyadari kesalahan di masa lalu dan sedang berusaha untuk memperbaiki kesalahan tempo dulu.
Tetapi tidak gampang, perlu niat tulus dari dalam hati, perlu kesabaran tingkat tinggi untuk berjuang mengibarkan bendera kebenaran.
Seperti saat ini misalnya, aku sedang berusaha mengendalikan rasaku agar tidak larut dalam ketidakpastian. berusaha menekan rasa agar tidak tumbuh berkembang bagai cendawan di musim hujan. Ibarat rumput liar, kalo dibiarkan ya akan tumbuh dan berkembang. ibarat benalu, walau kadang indah dipandang namun pada akirnya akan merugikan.
Sekali lagi aku katakan. Tak mudah tak gampang. perlu waktu perlu proses. dan selama proses berlangsung, tentu ada konsekuensi yg harus ditanggung.
Terlalu naif kalo selalu memanjakan diri dengan teman curhat. karena sadari sepenuhnya bahwa tempat curhat yang paling utama adalah Sang Pencipta rasa. Dialah yg maha tahu apa yg sedang dan akan terjadi. Dialah yang maha tahu pilihan terbaik bagi hambaNya.
Sekali lagi aku katakan. Tak mudah tak gampang. perlu waktu perlu proses. dan selama proses berlangsung, tentu ada konsekuensi yg harus ditanggung.
Terlalu naif kalo selalu memanjakan diri dengan teman curhat. karena sadari sepenuhnya bahwa tempat curhat yang paling utama adalah Sang Pencipta rasa. Dialah yg maha tahu apa yg sedang dan akan terjadi. Dialah yang maha tahu pilihan terbaik bagi hambaNya.
Langganan:
Postingan (Atom)

